Smartphone

Info Harga Smartphone

Blackberry

Info Harga Blackberry

Update Terbaru

Update Harga Terbaru

Perangkat komputer diperkirakan bakal naik hingga kisaran 20 persen di 2015 terkait tren melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

"Dipastikan mulai awal tahun depan, harga semua merek komputer akan mengalami kenaikan harga antara 15-20 persen, jadi kalau masih ingin membeli dengan harga murah seharusnya saat ini (akhir 2014) menjadi momen yang pas," kata Ketua Apkomindo Jawa Tengah, Edy Joko Kiswanto di Semarang, seperti dilansir Antara.

Namun naiknya harga perangkat komputer dari berbagai merek di 2015 mendatang justru tak berdampak baik bagi para pengusaha yang berkecimpung di bidang toko komputer di Indonesia. Terlebih sejak 2013 lalu, penjualan perangkat komputer terus mengalami penurunan.

Bahkan Edy mengaku ada beberapa toko komputer tradisional yaitu yang tidak berada di dalam mal mulai tutup karena tidak mampu membayar upah para karyawan.

"Untuk penjual komputer yang masih bertahan kebanyakan mereka yang punya outlet di mal. Untuk tahun ini, bagi kami balik modal dan bisa membayar upah karyawan sudah bagus, kami tidak terlalu berharap keuntungan yang besar karena memang selera masyarakat mulai berubah," katanya.

Kondisi tersebut terlihat dari penjualan notebook dan PC yang mengalami penurunan, sedangkan smartphone terus naik dari waktu ke waktu. Untuk penjualan printer sendiri masih stagnan.

Di 2014 ini, harga notebook maupun PC masih tak terlalu terpengaruh penurunan nilai tukar rupiah pada dolar AS karena para penjual perangkat ini rata-rata masih menjual stok tahun 2014 di mana nilai tukar rupiah masih berada di kisaran RP 11.900.

Sumber : Merdeka.com 
Ternyata sering menggunakan smartphone dengan layar touchscreen pun mempunyai pengaruh positif bagi tubuh manusia. Menariknya, bagian tubuh yang akan berkembang pesat adalah otak.

Berdasarkan penelitian Dr. Arko Ghosh dari Universitas Zurich, terbukti bila otak orang yang menggunakan smartphone dengan touchscreen berukuran lebih besar ketimbang mereka yang menggunakan ponsel.

Selain frekuensi pemakaian smartphone yang tinggi, pembesaran otak terjadi akibat obsesi baru manusia terhadap teknologi canggih smartphone itu sendiri.

Semakin banyak waktu yang dihabiskan oleh seorang pengguna dengan smartphone touchscreen mereka, maka akan semakin besar jaringan saraf yang menghubungkan otak dan jari-jari tangan. Hal ini dapat meningkatkan ukuran dan kemampuan dari lapisan otak somatosensory yang terletak di bagian tengah otak.

"Teknologi digital yang kita gunakan sehari-hari telah membantu membentuk proses penerimaan rangsang di otak kita," ujar Dr. Ghosh, Daily Mail (23/12).

Smartphone memang diklaim memaksa manusia untuk melakukan kegiatan dengan jari tangan (jempol dan telunjuk) yang sebelumnya asing dalam sejarah evolusi manusia. Terlebih saat ini, banyak orang yang bisa menghabiskan waktu berjam-jam dalam sehari hanya untuk 'mencolek-colek' layar smartphone.

Nah, kebiasaan baru inilah yang nantinya juga berperan dalam proses evolusi baru umat manusia. Imbasnya, kecepatan reaksi dan sensitifitas jari tangan manusia akan terus berkembang pesat.

Dr. Ghosh juga mengibaratkan peran smartphone pada jari mirip dengan yang terjadi pada otak pemain musik yang menggunakan jari untuk memainkan instrumen. Bagian otak yang menghubungkan tangan diketahui lebih besar pada pemain-pemain musik itu.

Sumber : Merdeka.com 
Pada bulan November lalu, Nokia secara mengejutkan mengumumkan kehadiran tablet buatan mereka yang berjalan dengan sistem operasi Android. Satu bulan berselang, muncul kabar terkait jadwal rilis dari tablet bernama N1 tersebut.

Saat memperkenalkan Nokia N1, Nokia sempat mengisyaratkan bila tablet tersebut akan hadir di kuartal pertama tahun 2015. Namun, berdasarkan kabar dari Negeri Tirai Bambu, tablet Android Nokia akan dirilis di awal bulan Januari 2015.

Meski kabar yang yang dihembuskan oleh salah satu media China itu belum bisa dipercaya 100 persen, hal sudah termasuk kabar gembira bagi para fans tablet Android murah berkualitas di Asia. Ya, seperti yang dilansir oleh GSM Arena (22/12), kemungkinan besar tanggal 7 Januari nanti Nokia N1 akan diperkenalkan di pasar China sebagai awalan.

Sementara itu, harga dari tablet tersebut sudah mulai muncul di China. Berdasarkan prediksi para pengamat, kemungkinan besar Nokia N1 dibanderol dengan harga tidak lebih dari Rp 3 jutaan.

Harga yang murah tentunya menjadi salah satu keunggulan tambahan bagi Nokia N1, sebab selain harga yang miring Nokia N1 juga dibekali dengan spesifikasi yang mumpuni. Misalnya, Nokia sudah menanamkan prosesor Quad-core Intel Atom berkecepatan 2,3 GHz plus RAM 2 GB dan memori internal 32 GB!

Apakah Anda juga sudah tidak sabar menunggu kehadiran Nokia N1 di Indonesia?

Sumber : Merdeka.com 
Tahun 2013 mungkin adalah tahun paling kelam dalam sejarah BlackBerry. Perusahaan yang awalnya bernama RIM (Research In Motion) tersebut bahkan sempat dikabarkan akan mati satu tahun lalu.

Akan tetapi semuanya telah berubah, saat berbicara dengan Bloomberg, CEO BlackBerry, John Chen, mengaku bila dirinya yakin 99 persen BlackBerry akan bangkit lagi, Ubergizmo (21/12). BlackBerry memang hampir bangkrut saat produk-produknya tenggelam akibat kelahiran Android.

Bahkan, Chen sempat mengatakan bila BlackBerry hanya mempunyai peluang 50 banding 50 untuk bisa selamat dari krisis yang tengah menimpa mereka. Namun setelah berjuang selama 13 bulan, Chen sedikit demi sedikit berhasil membuat BlackBerry kembali ke kompetisi smartphone.

Kehadiran duo smartphone premium mereka, BlackBerry Passport dan BlackBerry Classic mampu mendongkrak pamor BlackBerry. Bos BlackBerry berdarah asia tersebut juga menyampaikan bila perusahaannya mampu menjual hingga 93 persen produk di kuartal ketiga 2014. BlackBerry kini juga masih berjuang memenuhi permintaan BlackBerry Passport yang terus mengalir.

Tak ayal, berita gembira tersebut membuat banyak pihak optimis terhadap perkembangan BlackBerry di tahun 2015. Apalagi sebelumnya BlackBerry dikabarkan bekerja sama dengan pabrikan pesawat terbang, Boeing, untuk membuat sebuah smartphone dengan fitur keamanan tinggi.

Perusahaan asal Kanada itu bulan lalu juga sudah meneken kerja sama dengan Samsung untuk meningkatkan sistem keamanan smartphone Galaxy dengan platform BlackBerry Enterprise Server 12 (BES 12). Nah, oleh sebab itu, bukan tidak mungkin BlackBerry akan kembali lagi menjadi salah satu vendor smartphone handal di tahun 2015 nanti.

Sumber : Merdeka.com 
Ternyata banyak pengguna smartphone Android di luar sana yang ingin mencoba sensasi menggunakan smartphone berbasis Windows buatan Microsoft.

Apabila Anda juga termasuk mereka, Anda tidak perlu repot-repot membeli smartphone baru untuk itu karena ada sebuah langkah mudah untuk merubah smartphone Android Anda menjadi Windows Phone dalam sekejap.

Anda bisa mendapat tampilan ubin khas user-interface Metro Lumia dengan mudah tanpa harus mengorbankan fitur-fitur Android favorit. Yang perlu Anda lakukan adalah melakukan 'renovasi' terhadap beberapa fitur utama dari smartphone Android Anda, misalnya user interface(UI) atau tampilan layar utama, kontak, bahkan media player.

Berikut adalah 5 langkah mudah untuk merubah smartphone Android menjadi Windows Phone.

1. Pasang launcher Windows

Hal pertama yang harus Anda lakukan untuk merubah Android menjadi Windows Phone adalah memasang launcher yang mengusung tampilan Metro-UI. Salah satu launcher yang cocok dan mempunyai banyak fitur unggulan adalah Launcher 8 Free.


Launcher 8 dapat diunduh secara cuma-cuma dari Google Play Store. Bahkan, kita dapat mengunduh tema-tema baru Windows setelah kita mengunduh Launcher 8 Free, sekilas hal ini mirip toko tema Xiaomi.

Sumber : Merdeka.com 
Baru di awal bulan Desember 2014 kemarin, Asiafone merilis sebuah smartphone murah ke pasaran Indonesia. Namun, belum gelap satu bulan, smartphone tersebut mampu mendongkrak penjualan Asiafone hingga 300 persen!

Dua smartphone murah yang menjadi andalan baru Asiafone adalah Asiafone AF 9190 dan Asiadroid 90, kedua dibanderol sangat murah yaitu Rp 399 ribu saja.

Meski murah, jika dibanding dengan smartphone lain di kelasnya, duo smartphone Asiafone itu mengusung spesifikasi yang cukup mumpuni. Keduanya sudah mengusung layar full touchscreen dengan bentang 3,5 dan kamera 2 megapiksel.

Gara-gara smartphone murah tersebut, Asiafone mengatakan penjualan mereka naik tiga kali lipat dari target.

Penjualan kita di akhir tahun 2014 ini meningkat pesat, setelah meluncurkan dua tipe Smartphone, tipe AF 9190 dan Asiadroid 90. Awalnya kita hanya menargetkan penjualan 100 persen, namun diluar dugaan ternyata bisa naik sampai 300 persen, tambah Herman Zhou, Direktur Utama Asiafone.

Selain karena harga yang sangat murah, peningkatan penjualan smartphone Asiafone disebabkan oleh kemudahan mendapatkan dua smartphone tersebut. Jaringan penjualan Asiafone memang sudah menyebar hingga toko-toko pinggir jalan, kampung-kampung, kecamatan, hingga kabupaten di pulau-pulau besar Indonesia, misalnya Sumatera, Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi dan Maluku.

Saking tingginya permintaan, beberapa gerai Asiafone yang ada di kawasan Jabodetabek bahkan sempat dilaporkan kewalahan menerima pesanan dari masyarakat. Wow!

Sumber : Merdeka.com 
Sony saat ini dikabarkan tengah menggarap satu lagi varian Xperia Z4 yang bakal hadir dalam wujud tablet berukuran 13 inci.

Perangkat bernama Sony Xperia Z4 Tablet Ultra ini akan hadir sebagai varian lain dari compact, smartphone, hingga phablet di pasaran nantinya.

Untuk spesifikasinya, Xperia Z4 Tablet Ultra bakal mengusung layar Triluminos IPS dengan X-Reality (3840x2400) 4K UHD dengan perbandingan 16:10. Selain itu, tablet ini juga akan dibekali prosesor Qualcomm Snapdragon 810 berkecepatan 2.86 Ghz, 6GB RAM, dan internal memori sebesar 64GB, seperti dilansir GSMArena (17/12).

Soal kamera, Sony Xperia Z4 Tablet Ultra ini akan hadir dengan kamera 8MP yang dilengkapi 1/2.3" Exmor RS sensor, lensa f/1.8 Carl Zeiss Sonnar T, dan teknologi Auto resolution.

Bakal hadir di pasaran dengan tebal hanya 0,86cm, tablet ini disebut-sebut sudah dibekali baterai berdaya 12.100 mAh yang bakal menjaga daya tahan tablet 13 inci ini seharian.

Sony Xperia Z4 Tablet Ultra kemungkinan akan diperkenalkan Sony pada gelaran CES 2015 mendatang. Namun sampai saat ini Sony masih belum mengonfirmasi kepastian kehadiran tablet ini di awal 2015.

Sumber : Merdeka.com